Dana Insentif Daerah (DID) Untuk Daerah Berprestasi

Team Soodu.id bersama Bapak Pj. Bupati H. Syahrial Abdi sebelum Presentasi Final IGA

Mengutip dari sumber situs Kementerian Keuangan “DID adalah dana yang bersumber dari APBN kepada daerah tertentu berdasarkan kriteria tertentu dengan tujuan untuk memberikan penghargaan atas perbaikan dan atau pencapaian kinerja tertentu di bidang tata kelola keuangan daerah, pelayanan umum pemerintahan, pelayanan dasar publik, dan/atau kesejahteraan masyarakat”. Berdasarkan dari kutipan diatas pemerintah yang berhasil berinovasi maka berhak mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) yang bersumber dari APBN.

Prestasi pada ajang IGA 2019 merupakan modal untuk penganggaran Dana Insentif Daerah (DID). Merujuk pada surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, berdasarkan surat edaran yang telah disebutkan diatas, pada poin 5 Menteri Dalam Negeri memberikan penghargaan IGA kepada pemenang dan mengusulkan kepada Menteri Keuangan untuk mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) Bidang Inovasi Daerah.

Berdasarkan sumber Kontan.co.id Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan tambahan alokasi Dana Insentif Daerah (DID) senilai Rp 5 triliun kepada Pemerintah Daerah (Pemda). Tambahan DID ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 87/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Dana Insentif Daerah Tambahan Tahun Anggaran 2020.

Direktur Pembiayaan dan Transfer Non Dana Perimbangan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kemenkeu Adriyanto mengatakan, DID tambahan ini hanya akan diberikan kepada Pemda yang dinilai memiliki prestasi tertentu. “Dalam hal ini, penilaian dilakukan pada indikator terkait pada penanganan Covid-19, yaitu inovasi daerah dalam menumbuhkan produktivitas dan aman dari Covid-19,” jar Adriyanto kepada Kontan.co.id, Selasa (21/7).

Tak hanya itu, alokasi DID tambahan ini diberikan berdasarkan penilaian keberhasilan daerah dalam menjaga daerahnya tetap hijau, serta kemampuan mereka dalam menurunkan masyarakat yang terpapar Covid-19 selama jangka waktu tertentu. Adriyanto menegaskan, DID ini digunakan utamanya untuk mendukung Pemda dalam kembali memulihkan perekonomian mereka karena dampak Covid-19.

Nah sobat soodu.id hal yang menarik tentunya, mudah-mudahan dengan prestasi pemerintah Riau dan dua Kabupaten Riau (Bengkalis dan Pelalawan) di Innovative Government Award (IGA) Bulan lalu bisa memanfaatkan sumber dana ini dengan sebaik mungkin dan semaksimal mungkin. Kita harapkan dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk menghadirkan program yang inovatif dan mampu memulihkan perekonomian daerah yang terdampak oleh Covid-19.

sumber :

Kontan.co.id

www.djpk.kemenkeu.go.id